Assalamu'alaikum Wr. Wb
semangat tahun baru, semangat perubahan. masalah datang silih berganti tetapi bila masalah yang dihadapi hanya pengulangan saja berarti tidak ada indikasi pertumbuhan dan perkembangan. Arafah Boarding School Pesantren Darul Istiqamah Putri Macopa terus tumbuh dan berkembang dengan satu semanggat, meninggikan dan menjaga martabat ummat Islam sebagai pemegang amanah untuk memimpin Bumi. bagi Alumni, warga, simpatisan dan siapa saja yang ingin melihat perubahan Arafah Boarding School secara langsung mari untuk datang bertamasya ke kampus Arafah Boarding School yang mulai Januari 2011 telah meniupkan terompet bahwa WE CAN CHANGE. di mulai dengan masuknya manajemen baru yang telah melakukan restrukrisasi besar-besaran sehingga menghasilkan organisasi yang ramping, profesional dan Modern. di samping itu dilakukan perbaikkan yang sangat signifikan seperti pengecatan ulang seluruh gedung, pembenahan kelas-kelas, pembuatan sarana Olahraga Three in One yakni tiga lapangan dalam satu halaman, relokasi santri dari gedung lama ke gedung yang sedang dalam tahap pengecatan, ke depan Kampus Arafah Boarding School akan dilengkapi dengan fasilitas Kolam Renang, Ruang Pertunjukan, Aula Pertemuan dan lain-lain. Doakan agar apa yang kami telah mulai akan istiqamah. kalaupun di antara pembaca masih ada yang pesimis karena bayang-bayang masa lalu tetapi kami minimal telah berani untuk mengatakan dan menuliskan mimpi-mimpi Arafah Boarding School Semoga Allah Azza Wa Jalla dan seluruh malaikatnya telah mendoakan kami dan menuliskan sebagai niat terbaik yang mendapat ganjaran baik pula. bukankah dengan hanya berniat (bermimpi) sudah dihitung pahala di sisi-NYA.
BERANILAH
jangan menunggu senyuman, baru mau berbuat baik
jangan menunggu dicintai, baru mau mencintai
jangan menunggu kesepian melanda, baru mau menghargai persahabatan
jangan menunggu pekerjaan terbaik, baru mau sungguh bekerja
jangan menunggu mendapatkan banyak, baru mau berbagi
jangan menunggu kegagalan tiba, baru ingat dengan nasehat-nasehat
jangan menunggu kesulitan muncul, baru mau percaya dengan doa
jangan menunggu adanya waktu, baru mau melayani
jangan menunggu orang lain terluka, baru mau meminta maaf
jangan menunggu.........karena kamu tak tahu berapa lama waktumu
jangan menunggu.........BERANILAH
KaMi Tunggu Kunjungan Anda, tetap semanggat JAYA ARAFAH BOARDING SCHOOL
Sabtu, 15 Januari 2011
Minggu, 12 September 2010
KUATNYA SEBONGKAH HARAPAN
Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota
ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik
mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya
pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota
dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah
tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus
berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil
sebelah pasar. Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini
setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan
menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun
kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih
mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak
kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli.
Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?
"Harapan nak! Jangan kehilangan harapan. Bukankah seorang
guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu
menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon
meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang
ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan
harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi
dunia".
ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik
mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya
pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota
dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah
tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus
berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil
sebelah pasar. Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini
setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan
menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun
kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih
mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak
kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli.
Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?
"Harapan nak! Jangan kehilangan harapan. Bukankah seorang
guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu
menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon
meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang
ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan
harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi
dunia".
MASIH ADA BIS LAIN
Pada suatu malam yang dingin dan hujan, saya sedang menunggu bis.
Saya melihat seorang perempuan tua turun dari sebuah bis dan kemudian
berjalan perlahan ke tempat pemberhentian bis. Setelah berdiam
beberapa saat dia berbicara kepada saya. "Malam yang buruk, ya? Tapi
saya harap saya tidak perlu menunggu terlalu lama." Dengan sedikit
ingin tahu, saya bertanya tentang bis mana yang ia tunggu.
Ketika ia memberi tahu, saya berkata, "Lho, Anda baru saja turun dari
bis sebelum tempat yang anda tuju?"
"Begini, katanya terbata-bata dengan sedikit malu, "di bis tadi ada
seorang pemuda cacat. Tak seorang pun menawarkan tempat duduk
kepadanya, dan saya tahu bahwa dia akan merasa malu kalau seorang ibu
tua seperti saya berdiri untuknya. Karena itu saya berpura-pura sudah
waktunya untuk turun dan saya membunyikan bel ketika ia sedang berada
di sisi kursi saya. Dia tidak merasa malu, dan bagi saya - masih
selalu ada bis lain."
Saya melihat seorang perempuan tua turun dari sebuah bis dan kemudian
berjalan perlahan ke tempat pemberhentian bis. Setelah berdiam
beberapa saat dia berbicara kepada saya. "Malam yang buruk, ya? Tapi
saya harap saya tidak perlu menunggu terlalu lama." Dengan sedikit
ingin tahu, saya bertanya tentang bis mana yang ia tunggu.
Ketika ia memberi tahu, saya berkata, "Lho, Anda baru saja turun dari
bis sebelum tempat yang anda tuju?"
"Begini, katanya terbata-bata dengan sedikit malu, "di bis tadi ada
seorang pemuda cacat. Tak seorang pun menawarkan tempat duduk
kepadanya, dan saya tahu bahwa dia akan merasa malu kalau seorang ibu
tua seperti saya berdiri untuknya. Karena itu saya berpura-pura sudah
waktunya untuk turun dan saya membunyikan bel ketika ia sedang berada
di sisi kursi saya. Dia tidak merasa malu, dan bagi saya - masih
selalu ada bis lain."
Minggu, 22 Agustus 2010
SAYA BELAJAR...
Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya.
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai...
Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan
hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya...
Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya
serta orang yang begitu perhatian pada saya....
Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati...
Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....
Saya belajar, bahwa sebaik-baiknya pasangan itu, mereka pasti pernah melukai perasaan saya,
dan untuk itu saya harus memaafkannya......
Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan oranglain....,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus....
Saya belajar, bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu,
dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya...
Saya belajar, bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi,
tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri....
Saya belajar, bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya, tapi saya harus
bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan....
Saya belajar, bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda....
Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya....
Saya belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati....
Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap
dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya...
Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah,
tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis....
Saya belajar, bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah
saat perpisahan dengan orang yang saya cintai...
Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi...,
adalah mereka yang sering segera diambil dari kehidupan saya....
Love doesn't make the world go round.
Love is what makes the ride worth while.
---
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai...
Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan
hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya...
Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya
serta orang yang begitu perhatian pada saya....
Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati...
Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....
Saya belajar, bahwa sebaik-baiknya pasangan itu, mereka pasti pernah melukai perasaan saya,
dan untuk itu saya harus memaafkannya......
Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan oranglain....,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus....
Saya belajar, bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu,
dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya...
Saya belajar, bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi,
tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri....
Saya belajar, bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya, tapi saya harus
bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan....
Saya belajar, bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda....
Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya....
Saya belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati....
Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap
dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya...
Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah,
tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis....
Saya belajar, bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah
saat perpisahan dengan orang yang saya cintai...
Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi...,
adalah mereka yang sering segera diambil dari kehidupan saya....
Love doesn't make the world go round.
Love is what makes the ride worth while.
---
Jumat, 20 Agustus 2010
BELAJAR SEUMUR HIDUP
Bila anda menganggap bahwa anda sudah tak perlu lagi
belajar selepas meraih ijazah sekolah, maka anda salah.
Dunia sedang berjalan semakin cepat. Manusia bekerja
semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Anda
memerlukan berbagai ketrampilan yang baru. Bukan hanya
sebagai alat untuk meraih kemajuan. Namun untuk berada di
suatu tempat, anda dituntut untuk tahu bagaimana menjaga
posisi. Karena itu, jangan berhenti belajar.
Pelajarilah hal-hal baru dengan penuh antusias. Belajar
berarti membuka diri anda pada dunia Yang Maha Luas ini.
Belajar mengingatkan, sesungguhnya anda tak mungkin tahu
semua jawaban. Belajar mengajarkan pelajaran terpenting
dalam hidup, yaitu kerendahan hati untuk bertanya.
Memang benar, sarang burung Manyar tak mengalami perubahan
sejak berabad-abad lalu. Mungkin, hingga berabad-abad ke
depan. Juga benar, ikan Salmon mungkin takkan mengubah
perjalanannya ke sungai air tawar untuk meletakkan telur-
telur mereka. Namun, kehidupan manusia selalu berubah.
Bukan hanya dari tahun ke tahun, atau dari bulan ke bulan.
Tetapi, dari hari ke hari. Manusia akan menemukan cara-cara
terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha
Besar untuk dimengerti dalam seumur yang fana ini. Anda
tidak harus mengetahui semua jawaban. Namun, anda harus
berusaha tahu apa yang terbaik bagi hidup anda. Untuk itu
anda harus belajar. Seumur hidup anda.
Arafah Boarding School Pesantren Darul Istiqamah Maros harus menjadi tempat pembelajaran seumur hidup
belajar selepas meraih ijazah sekolah, maka anda salah.
Dunia sedang berjalan semakin cepat. Manusia bekerja
semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Anda
memerlukan berbagai ketrampilan yang baru. Bukan hanya
sebagai alat untuk meraih kemajuan. Namun untuk berada di
suatu tempat, anda dituntut untuk tahu bagaimana menjaga
posisi. Karena itu, jangan berhenti belajar.
Pelajarilah hal-hal baru dengan penuh antusias. Belajar
berarti membuka diri anda pada dunia Yang Maha Luas ini.
Belajar mengingatkan, sesungguhnya anda tak mungkin tahu
semua jawaban. Belajar mengajarkan pelajaran terpenting
dalam hidup, yaitu kerendahan hati untuk bertanya.
Memang benar, sarang burung Manyar tak mengalami perubahan
sejak berabad-abad lalu. Mungkin, hingga berabad-abad ke
depan. Juga benar, ikan Salmon mungkin takkan mengubah
perjalanannya ke sungai air tawar untuk meletakkan telur-
telur mereka. Namun, kehidupan manusia selalu berubah.
Bukan hanya dari tahun ke tahun, atau dari bulan ke bulan.
Tetapi, dari hari ke hari. Manusia akan menemukan cara-cara
terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha
Besar untuk dimengerti dalam seumur yang fana ini. Anda
tidak harus mengetahui semua jawaban. Namun, anda harus
berusaha tahu apa yang terbaik bagi hidup anda. Untuk itu
anda harus belajar. Seumur hidup anda.
Arafah Boarding School Pesantren Darul Istiqamah Maros harus menjadi tempat pembelajaran seumur hidup
Senin, 08 Maret 2010
Penerimaan Santri Baru Arafah Boarding School

Selamat bergabung di Arafah Boarding School Darul Istiqomah Putri. Inilah pesantren yang menerapkan model pembelajaran yang mempedulikan potensi unik pribadi dan perkembangan psikologi santri. Pesantren ini menerapkan 3 bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) sebagai bahasa keseharian.
Arafah Boarding School adalah pesantren yang di rancang khusus untuk putri dengan jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Memadukan kurikulum Dinas, Depag dan Pesantren dengan menekankan pada pembentukan karakter dan penghapalan Al-Qur’an sehingga melahirkan generasi muslimah kreatif, cerdas dan berakhlak
KEUNGGULAN Arafah Boarding School
1. Program Keunggulan Al-Qur’an
Santri Arafah Boardig School menghafal 1 Juz Al-Qur’an setiap tingkatan kelas dan apabila santri berkeinginan untuk menghafal 30 Juz maka akan diarahkan ke Program Tahfizul Qur’an sambil tetap belajar pelajaran umum dengan kurikulum tersendiri.
2. Program Keunggulan Bahasa
Santri Arafah Boarding School diarahkan untuk menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam kehidupan berasrama
3. Program Keunggulan Asrama
Santri Arafah Boarding School di asramakan 24 jam dengan sistem kepengasuhan dan kurikulum asrama yang mengarahkan santri untuk disiplin, peduli, dan mandiri
4. Program keunggulan Ekstrakulikuler
Santri Arafah Boarding School Bisa Meng-Aktualisasikan Potensi dan Bakat pada Kegiatan-Kegiatan Ekstra seperti Forum Leadership, Kepanduan Sekolah, Menjahit, Daur Ulang Sampah, Arabic Club dan English Club serta program Olahraga Santri
Sarana Belajar
Gedung dan sarana belajar Arafah Boarding School berada di atas lahan seluas 5 hektare yang berada pada kawasan tenang dan hijau. Pesantren berkonsep Go Green School dengan lingkungan teduh dan hijau setidaknya terdapat 70 pohon yang menaunginya sehingga membuat santri dapat betah dala proses belajar mengajar. Pesantren juga dilengkapi dengan asrama santri, pembina dan ustadzah, Ruang makan, laboratorium komputer dengan jaringan internet, mini market dan sarana olah raga
Tenaga Pendidik
Pesantren Unggul adalah pesantren yang sangat memperhatikan mutu dan kualitas tenaga pengajarnya. Arafah Boarding School adalah Pesantren yang mempunyai program peningkatan mutu dan kualitas guru dengan menyekolahkan guru ke jenjang yang lebih tinggi dan melatih setiap pekan para guru dan staf sehingga melahirkan pendidik yang profesional dan berdedikasi tinggi. Juga di dukung oleh tenaga konsultan yang secara terus menerus melakukan inovasi, monitoring serta pengembangan
Di Buka
Kelas Khusus Tahfizul Qur’an
Kelas ini dirancang untuk mencetak generasi penghapal Al-Qur’an tanpa harus meninggalkan ilmu-ilmu umum. Di Kelas ini para santri tetap bersekolah formal setingkat SLTP dengan kurikulum yang dirancang khusus sehingga santri akan lebih fokus dalam menghapal Al-Qur’an. Target maksimal adalah lulus sekolah setingkat SLTP hapal 30 Juz. Sarana dan fasilitas belajar bagi kelas khusus ini di rancang agar anak bisa betah, senang dan antusias dalam menghafal Al Qur’an. Jumlah yang akan di terima di kelas khusus ini hanya 20 orang santri, setiap 10 santri di dampingi 1 pembina hafiz qur’an sehingga santri akan terus di kontrol hafalannya selama 24 jam
WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
Pendaftaran setiap hari
Gel I : 15 Maret 2010 sampai 15 April 2010
Gel II : 20 April 2010 sampai 20 Mei 2010
Tempat Pendaftaran
Kampus Arafah Boarding School
Pesantren Darul Istiqamah Putri
Jl. Poros Makassar Maros Km 25 Telp. 0411 3882635 atw 04113786975
Kontak Person 085 255 240 071 atau 081 343 640 412
Minggu, 20 Desember 2009
Langganan:
Postingan (Atom)